Pages

Kamis, 15 Juli 2010

Doa Para Akhwat yang sangat merindukan datangnya seorang pendamping

Bismillah...
Assalamu'alaikum warahmatullah Wabarakatuh...


Untuk Para Akhwat.... mari kita Aminkan Doa ini.......
Untuk Para Ikhwan.... Dengarlah Doa Para Akhwat yang sangat merindukan datangnya seorang pendamping....

Peringatan Rasulullah: "Bukan termasuk golonganku orang-orang yang merasa khawatir akan terkungkung hidupnya karena menikah kemudian ia tidak menikah." (HR. Thabrani).

Apa yang menghimpit saudara kita sehingga MEREKA SANGGUP MENETESKAN AIR MATA. Awalnya adalah KARENA MEREKA MENUNDA APA YANG HARUS DISEGERAKAN, MEMPERSULIT APA YANG SEHARUSNYA DIMUDAHKAN. Padahal Rasululloh berpesan: "Wahai Ali, ada TIGA PERKARA JANGAN DITUNDA-TUNDA, apabila SHOLAT TELAH TIBA WAKTUNYA, JENAZAH APABILA TELAH SIAP PENGUBURANNYA, dan PEREMPUAN APABILA TELAH DATANG LAKI-LAKI YANG SEPADAN MEMINANGNYA." (HR Ahmad)

Selasa, 20 April 2010

Ke 19

Assalamuaalaikum...

sengaja mau bikin postingan mengenai hari jadiku ke 19 kemarin,,,
subhanallah hari jadi yang begitu mengesankan, baru kali ini aku benar2 merasa disayang heheee..
syukur alhamdulillah, makasih Allah 15 April kemarin hari yang luar biasa bagi aku..
mau di critain ap gak y?
wah cerita,,cerita aja ya, berbagi kebahagian...
eh gak usah ah, malu...hehee
yang jelas kemarin2 itu banyak dapet perhatian dari teman2, makasih teman2 di fisika udah bkin aku bahagia, udah ngasih surprise yang luar biasa (kue ny warna kuning, cantik bget....^_^)
maksih jg teman2 ku yg dari mana saja, teman2 facebook pokoknya semuanya maksih atas ucapan dan doanya..
semoga kita semua selalu mendapat rahmat, berkah, dan petunjuk dari Allah, Amin....

Rabu, 14 April 2010

Permohonan

Happy birthday....
Happy birthday....
Happy birthday....
Happy birthday....
Happy birthday....

Rindu lagu itu,,,^__^
Alhamdulillah usia udah tambah satu lagi makin dekat ni,,,, gak kerasa...
rasa2 ny bru kemarin aqu niup lilin, eh udah mau tiup lilin lagi,,,(ngarep ada yg mau ngasih kue,hhehe)
Alhamdulillah, syukur alhamdulillah masih di beri kesempatan oleh Allah menikmati hari ke 19 nya aku...

19 tahun udah aqu jalani,kira2 dosaku segede apa ya?
segede gunung fuji atau lebih?
Astagfirullah,,,astaghfirullah,,astaghfirullah...
ya Allah begitu banyak dosa ku,
mafkan hamba ya Allah terkadang kurang bersyukur akan nikmat Mu..
mafkan hamba ya Allah terkadang suka iri, dengki,tamak dan penykit2 hati lainya..
mafkan hamba ya Allah terkadang suka menyakiti hati kedua orang tua..
mafkan hamba ya Allah ibadah2 yg hamba lakukan selama ini mungkin tak sempurna..
ya Allah dosa ku begitu banyak dan masih banyak lagi yg tak ku ketahui,,,
ya Allah ampunkanlah hamba Mu ini..
ya Alla aku sadar aku sungguh tak layak masuk surga Mu tapi ya Allah sungguh aku takkan sanggup berada di neraka Mu meskipun hanya satu detik ku tak sanggup,.....
ya Allah aku benar2 ingin taubat,,ingin bersih seperti 19 tahun yang lalu ketika aku baru Engkau kirimkan di dunia ini,,,
Amin,,,

Ayah ibu......
subhanallah kalian sungguh luar biasa..
betapa sungguh aku ingin segera membahagiakan kalian,ingin segera membawa kalian ke tanah suci..
ingin,,,ingin sekali,,,

saudara saudaraku..
bahagia ny hidup di dampingi kalian, hari2 ku slalu di warnai dengan kalian,,,.
makasih udah mau berteman dan bersaudara dengan ku...
maf atas kesalahan dan kekurangan ku selama ini..
mhon bimbing dan ajak aku menuju surga Nya...

terus jaga aku ya Rabb....
hingga aku kembali menghadap Mu...

Jumat, 12 Maret 2010

20 detik untuk permohonan Dunia Akhirat

Asalammualaikum . .. . 
akhirnya ada keinginan buat bkin postingan baru lagi,
ni ada yg bagus buat kita semua yang baru di dapet...
ini mengenai duduk antara dua sujud....

Shalat adalah penghambaan dan doa. Inti doa dalam shalat, kita panjatkan pada Allah
saat duduk antara dua sujud. Duduk antara dua sujud disebut juga dengan "Duduk Permohonan", karena dalam duduk tersebut, seorang hamba memohon kepada sang Maha Pemurah dengan tujuh permohonan penting, yaitu:
- Ampunan
- Belas kasihan
- Kecukupan
- Derajat yang tinggi
- Rizki
- Petunjuk
- Kesehatan


"Rabbighfirlii, warhamni, wajburnii, warfa'nii, warzuqnii, wahdinii, wa'aafinii"
Ya Allah, ampunilah dosaku, dan belas kasihanilah aku, dan cukupkanlah kekuranganku, dan tinggikanlah derajatku, dan berilah aku rizki, dan berilah aku petunjuk, dan berilah aku kesehatan. Dapat ditambahkan dengan wa'fuannii (dan maafkanlah aku)


Tujuh permohonan tersebut merupakan kebutuhan pokok manusia untuk kebaikan

Sabtu, 20 Februari 2010

"Pernak-Pernik" Gempa Jogja

Cerita soal gempa Jogja mungkin sudah jadi berita “basi”. Tapi okelah, ini kan blog, bukannya situs berita. Jadi? Ya, berikut ini ada serangkaian analisis yang saya peroleh dari sebuah milis sains. Karena format aslinya masih dalam bentuk yang lumayan teknis, jadi di blog ini saya sajikan versi “light”-nya saja dengan beberapa detil teknis saya hilangkan demi kenyamanan membacanya.

Soal episentrum dan magnitudo gempa, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) mencatat gempa Yogya memiliki magnitude 5,9 Skala Richter dengan posisi episentrum 37 km di selatan Yogya, tepat didasar Samudera Hindia pada koordinat 8,26° LS 110,31° BT, dengan kedalaman sumber gempa 33 km dari permukaan laut. Data dari United States Geological Survey (USGS) sedikit lebih lengkap, dimana gempa ini memiliki body-wave magnitude (Mb) 6,0 skala Richter, surface magnitude (Ms) 6,3 skala Richter dan moment magnitude (Mw) 6,3 skala Magnitudo. Namun posisi episentrumnya berbeda jauh dengan data BMG, sebab terletak 20 km selatan Yogya, atau persis di bawah Parangtritis – Samas, tepatnya pada koordinat 8,007° LS 110,286° dengan kedalaman 35 km. Data lainnya diperoleh dari EMSC (Eropa) — menyatakan pusat gempa justru ada di sebelah timur Yogya, tepatnya di bawah kawasan Piyungan – Patuk pada koordinat 7,851° LS 110,463° BT sejauh 12 km dari Yogya. Namun ketiga lembaga itu sama2 menyatakan bahwa gempa tektonik ini berasal dari pure strike-slip alias pergeseran mendatar, bukan gerak naik/turun sebagaimana yang biasa terjadi pada zona subduksi.

Minggu, 31 Januari 2010

Tolong sampaikan pada si dia

Tolong sampaikan pada si dia… Tolong beritahu si dia aku ada pesanan buatnya… Tolong beritahu si dia, cinta agung adalah cintaNya… Tolong beritahu si dia, cinta manusia bakal membuatnya alpa… Tolong nasihati sia dia, jangan menyintaiku lebih dari dia menyintai Yang Maha Esa… Tolong nasihati si dia, jangan mengingatiku lebih dari dia mengingati Yang Maha Kuasa… Tolong nasihati si dia, jangan mendoakanku lebih dari dia mendoakan ibu bapanya… Tolong katakan pada si dia, dahulukan Allah kerana di situ ada syurga… Tolong katakan pada si dia, dahulukan ibu bapanya kerana di telapak itu syurganya… Tolong ingatkan si dia, aku terpikat kerana imannya bukan rupa… Tolong ingatkan si dia, aku lebih cintakan zuhudnya bukan harta… Tolong ingatkan si dia aku kasihinya kerana santunnya… Tolong tegur si dia, bila dia mula mengagungkan cinta manusia… Tolong tegur si dia, bila dia tenggelam dalam angan-angannya… Tolong tegur si dia, andai nafsu mengawal fikirannya… Tolong sedarkan si dia, aku milik Yang Maha Esa… Tolong sedarkan si dia, aku masih milik keluarga… Tolong sedarkan si dia, tanggungjawabnya besar kepada keluarganya… Tolong sabarkan si dia, usah ucap cinta di kala cita-cita belum terlaksana… Tolong sabarkan si dia, andai diri ini enggan dirapati kerana menjaga batasan cinta… Tolong sabarkan si dia, bila jarak mejadi penyebab bertambah rindunya… Tolong pesan padanya, aku tidak mahu menjadi fitnah besar kepadanya… Tolong pesan padanya, aku tak mahu menjadi punca kegagalannya… Tolong pesan padanya aku membiarkan Yang Esa menjaga dirinya… Tolong khabarkan pada si dia, aku tidak mahu melekakan dia… Tolong khabarkan pada si dia, aku mahu dia berjaya dalam impian dan cita- citanya… Tolong khabarkan pada si dia, jadilah penyokong dalam kejayaanku… Tolong sampaikan pada si dia, aku mendambakan cinta suci yang terjaga… Tolong sampaikan pada si dia, cinta kerana Allah tidak ternilai harganya… Tolong sampaikan pada si dia, hubungan ini terjaga selagi dia menjaga hubungan dengan Yang Maha Kuasa… Tolong sampaikan kepada si dia kerana aku tidak mampu memberitahunya sendiri… Hanya engkau Ya Allah mengetahui siapa si dia… Moga pesananku sampai padanya walau aku sendiri tidak mengetahui siapa dan dimana si dia… Moga dia seekor lebah yang sentiasa memuji keagungan Yang Maha Kuasa memasuki taman larangan dengan sopan santunnya dan bertemu mawar berduri yang terjaga oleh tuannya… Simpanlah pesanan ku ini sehingga engkau bertemu diriku suatu hari nanti…



Senin, 25 Januari 2010

Menghafal Al-Quran

Sebagai seorang mukmin, kita tentunya berkeinginan untuk dapat menghafal Al-Quran dan setiap kita pasti memimpikan agar dapat melahirkan anak-anak yang hafal Al-Quran (hafidz/hafidzah). Berikut ini ada beberapa cara/kaidah dasar untuk memudahkan menghafal, di antaranya:

1. Mengikhlaskan niat hanya untuk Allah Azza wa Jalla.
Memperbaiki tujuan dan bersungguh-sungguh menghafal Al-Quran hanya karena Allah Subhanahu wa Ta`ala serta untuk mendapatkan syurga dan keridhaan-Nya. Tidak ada pahala bagi siapa saja yang membaca Al-Quran dan menghafalnya karena tujuan keduniaan, karena riya atau sumah (ingin didengar orang), dan perbuatan seperti ini jelas menjerumuskan pelakunya kepada dosa.

2. Dorongan dari diri sendiri, bukan karena terpaksa.

Ini adalah asas bagi setiap orang yang berusaha untuk menghafal Al-Quran. Sesungguhnya siapa yang mencari kelezatan dan kebahagiaan ketika membaca Al-Quran maka dia akan mendapatkannya.

3. Membenarkan ucapan dan bacaan.


Hal ini tidak akan tercapai kecuali dengan mendengarkan dari orang yang baik bacaan Al-Qurannya atau dari orang yang hafal Al-Quran. Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam sendiri mengambil/belajar Al-Quran dari Jibril alaihis salam secara lisan. Setahun sekali pada bulan Ramadhan secara rutin Jibril alaihis salam menemui beliau untuk murajaah hafalan beliau. Pada tahun Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam diwafatkan, Jibril menemui beliau sampai dua kali.
Para shahabat radliallahu `anhum juga belajar Al-Quran dari Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam secara lisan demikian pula generasi-generasi terbaik setelah mereka. Pada masa sekarang dapat dibantu dengan mendengarkan kaset-kaset murattal yang dibaca oleh qari yang baik dan bagus bacaannya. Wajib bagi penghafal Al-Quran untuk tidak menyandarkan kepada dirinya sendiri dalam hal bacaan Al-Quran dan tajwidnya.